Seorang pelajar kelas X berinisial MEQ meninggal dunia akibat terlibat tawuran di Jalan Camar Pinguin, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Jumat malam (11/10/2024). Keluarga korban menggambarkan MEQ sebagai anak yang baik, penurut, dan tidak pernah terlibat hal-hal negatif. Sebelum kejadian, MEQ sempat dijemput teman-temannya dan diajak pergi, padahal saat itu dia sedang mempersiapkan pengajian untuk tantenya.
Sayangnya, MEQ tidak langsung dibawa ke rumah sakit setelah mengalami luka parah akibat tusukan, meskipun ada Puskesmas terdekat. Keluarga mengaku kecewa karena orang-orang di sekitar lokasi hanya merekam peristiwa tersebut tanpa memberikan bantuan. MEQ baru dibawa ke rumah sakit untuk menjalani otopsi setelah dinyatakan meninggal.
Seorang warga, Hendi, yang menemukan korban tergeletak di jalan, mengungkapkan bahwa korban jatuh dari motor karena tidak kuat menahan luka parah setelah terlibat tawuran. Teman yang membonceng korban kemudian kabur meninggalkannya. Warga sekitar tidak berani menyentuh tubuh korban hingga polisi datang ke lokasi.
Tawuran tersebut menyebabkan kepanikan di sekitar lokasi dan menimbulkan kemacetan. Bercak darah di tempat kejadian sudah ditutupi pasir putih oleh pihak kepolisian setelah olah TKP dilakukan.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, menyatakan bahwa Polsek Pondok Aren sedang menyelidiki kasus ini. Beberapa orang yang terlibat dalam tawuran telah teridentifikasi, dan pihak kepolisian sedang menangani proses hukum lebih lanjut.
Keluarga korban berharap pelaku yang terlibat, terutama yang menyebabkan kematian MEQ, mendapatkan hukuman yang setimpal, meskipun mereka mengakui belum mengetahui status usia pelaku.
Sumber: tribunnews.com
Sumber foto: fahum.umsu.ac.id