Menjelang akhir tahun, ritme kerja banyak pekerja meningkat drastis. Target harus ditutup, laporan dikejar waktu, dan jam kerja kerap melewati batas. Kondisi ini membuat workaholic di akhir tahun kembali terulang dan dianggap sebagai hal yang lumrah.
Pilah pekerjaan utama
Bedakan tugas yang benar-benar penting dengan yang hanya terasa mendesak. Tidak semua hal harus selesai hari ini, menunda bukan berarti gagal.
Tetapkan batas jam kerja
Akhir tahun bukan alasan untuk bekerja tanpa henti. Pikiran yang segar jauh lebih membantu daripada memaksakan diri saat lelah.
Ambil cuti tanpa rasa bersalah
Cuti adalah hak, bukan bonus. Istirahat memberi waktu bagi tubuh dan pikiran untuk pulih dan kembali fokus.
Hentikan budaya bangga lembur
Lama bekerja tidak selalu berarti efektif. Kerja cerdas dan keputusan tepat lebih bernilai daripada sekadar terlihat sibuk.
Jaga batas digital
Pesan kerja di luar jam kantor bisa memicu kelelahan berkepanjangan. Mematikan notifikasi adalah cara menjaga kesehatan, bukan tanda mengabaikan tanggung jawab.
Akhir tahun bukan alasan untuk mengabaikan batas diri. Bekerja cerdas dan menjaga kesehatan justru menjadi bekal penting untuk menyambut tahun baru dengan kondisi yang lebih baik.
Sumber: Jawa Pos
Gambar: Freepik