FIFA mempertimbangkan sanksi terhadap Bahrain karena permintaan mereka untuk memindahkan pertandingan Kualifikasi Piala Dunia dari Indonesia dianggap melanggar aturan. Situasi ini mengingatkan pada kejadian 1958, ketika Indonesia dicoret setelah menolak bermain di Israel. Berdasarkan regulasi, Bahrain menghadapi potensi denda sebesar 40 ribu Swiss Franc.
FIFA dan AFC kemungkinan besar tidak akan memindahkan pertandingan dari Indonesia meskipun ada permintaan Bahrain. Aturan FIFA menyebutkan bahwa laga harus tetap digelar di negara yang sama, meskipun stadionnya mungkin berbeda.
Jika Bahrain menolak bermain di Indonesia, mereka berisiko menerima sanksi lebih berat sesuai Kode Disiplin FIFA. Pihak penyelenggara percaya bahwa mempertahankan pertandingan di Indonesia adalah langkah yang paling sesuai dengan regulasi.
Aksi ini bisa berdampak pada Bahrain, baik dari segi finansial maupun status mereka di kompetisi internasional. Sementara itu, Indonesia tetap berkomitmen untuk menjaga keamanan selama penyelenggaraan pertandingan.
Keputusan akhir FIFA dan AFC kemungkinan besar akan mempertahankan laga di Indonesia, mencerminkan kebijakan yang adil sesuai regulasi kompetisi.
Sumber: Soccer.indozone.id
Sumber foto: REUTERS/Gareth Bumstead