Bagi orang tua yang bekerja, membagi waktu antara pekerjaan dan keluarga bukan selalu hal yang mudah. Rutinitas seperti berangkat pagi, menyelesaikan pekerjaan, menghadapi perjalanan pulang, hingga mengurus kebutuhan rumah membuat waktu bersama anak terkadang menjadi semakin terbatas.
Namun, quality time bersama anak sebenarnya tidak selalu harus dilakukan dalam waktu yang lama. Yang lebih penting adalah bagaimana orang tua benar-benar hadir dan memberikan perhatian ketika memiliki kesempatan bersama anak.
Berikut beberapa cara sederhana yang bisa dilakukan di tengah kesibukan.
1. Manfaatkan Waktu Makan Bersama
Waktu makan bisa menjadi salah satu kesempatan sederhana untuk berbicara dengan anak. Tidak harus selalu makan malam dengan menu khusus, makan bersama sambil mengobrol tentang kegiatan hari itu juga sudah bisa menjadi momen kebersamaan.
Orang tua dapat mulai dengan pertanyaan sederhana seperti bagaimana kegiatan anak di sekolah atau hal menarik apa yang terjadi hari itu.
2. Luangkan Waktu Tanpa Gadget
Ketika sudah berada di rumah, usahakan menyediakan waktu tertentu tanpa sibuk dengan ponsel. Beberapa menit dengan perhatian penuh terkadang lebih berarti daripada berjam-jam bersama tetapi masing-masing sibuk dengan layar.
Saat anak bercerita, coba letakkan ponsel dan dengarkan sampai selesai. Respons sederhana seperti mengangguk, tersenyum, atau memberikan tanggapan dapat membuat anak merasa didengarkan.
3. Jadikan Rutinitas Sebagai Momen Bersama
Quality time tidak harus selalu berupa jalan-jalan atau pergi ke tempat wisata. Aktivitas sehari-hari seperti memasak, merapikan rumah, membaca buku, atau menemani anak sebelum tidur juga dapat menjadi kesempatan untuk membangun kedekatan.
Justru rutinitas sederhana tersebut dapat dilakukan lebih konsisten karena tidak membutuhkan persiapan khusus.
4. Buat Jadwal Khusus untuk Keluarga
Jika hari kerja sangat padat, orang tua dapat menentukan waktu tertentu yang memang dikhususkan untuk keluarga.
Misalnya, Sabtu pagi digunakan untuk jalan bersama, Minggu sore bermain di ruang terbuka, atau satu malam dalam seminggu digunakan untuk makan bersama tanpa gangguan pekerjaan.
Dengan memiliki jadwal yang jelas, waktu bersama keluarga tidak mudah terlewat karena kesibukan lainnya.
5. Dengarkan Cerita Anak
Anak tidak selalu membutuhkan orang tua untuk memberikan solusi. Terkadang, mereka hanya ingin didengarkan.
Ketika anak mulai bercerita, berikan perhatian dan hindari langsung memotong atau menghakimi ceritanya. Dari percakapan sederhana tersebut, orang tua juga bisa mengetahui apa yang sedang dirasakan atau dialami anak.
6. Tidak Perlu Menunggu Waktu Luang yang Panjang
Kesibukan pekerjaan memang membuat waktu bersama keluarga menjadi terbatas. Namun, bukan berarti quality time harus menunggu sampai orang tua memiliki satu hari penuh.
Lima belas atau tiga puluh menit yang benar-benar digunakan untuk bermain, berbicara, membaca, atau mendengarkan cerita anak bisa menjadi momen yang berarti jika dilakukan dengan perhatian penuh.
Pada akhirnya, quality time bukan hanya soal berapa lama waktu yang dihabiskan bersama anak, tetapi juga tentang kualitas perhatian yang diberikan selama waktu tersebut.
Bagi orang tua yang bekerja, tidak perlu merasa harus selalu membuat kegiatan besar untuk menciptakan kedekatan dengan anak. Momen sederhana yang dilakukan secara rutin justru dapat membantu membangun hubungan yang lebih dekat dalam keseharian.