KABAR BINTARO — Dirut KAI, Bobby Rasyidin, mengatakan pihaknya akan memangkas jarak waktu antarperjalanan (headway) rute KRL Rangkas Bitung. Ia mengatakan jarak kedatangan kereta yang semula 10-15 menit bakal dipersingkat jadi 4-5 menit.
Hal itu disampaikan Bobby dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR, Rabu (23/9/2026). Bobby mulanya menyampaikan rencana peningkatan sarana dan prasarana menyikapi 1,1 juta penumpang KRL Jabodetabek setiap harinya.
“Yang di arah ke Rangkas itu kita akan tambah juga, akan kita tingkatkan juga persinyalannya sehingga yang sekarang itu 10-15 menit headway-nya itu akan kita persingkat menjadi 4 atau 5 menit headway dari kereta yang tadinya sudah SF12,” kata Bobby dalam rapat.
Peningkatan persinyalan dilakukan dengan memasang lima gardu traksi dan meningkatkan kapasitas sembilan gardu lainnya. KAI menargetkan pada awal 2027 jalur tersebut dapat dilalui kereta dengan 12 rangkaian atau SF 12. SF atau stamfotmasi menunjukkan jumlah rangkaian kereta dalam satu perjalanan. Kapasitas tersebut diperkirakan dapat meningkatkan jumlah penumpang hingga 50 persen.
“Sehingga di semester 1 2027, jalur green line ini dapat dilalui SF 12 semua. Artinya itu, peningkatan 50 persen dari pada saat ini kita masih memakai SF8 dan SF10,” sambung Bobby.
Dalam pemaparannya, Bobby mengatakan peningkatan kapasitas angkut akan dilakukan secara bertahap dengan memprioritaskan tiga lintasan strategis, yakni red line (arah Bogor), blue line (arah Bekasi), dan green line (arah Rangkasbitung). Ketiga jalur tersebut dinilai memiliki potensi pertumbuhan penumpang paling besar setiap tahunnya.
Sumber: detiknews