Gerakan ‘Stop Tot Tot Wuk Wuk’ yang menolak penggunaan sirine dan strobo oleh pejabat di jalan raya ramai dibicarakan di media sosial. Istana menanggapi isu ini dengan menegaskan bahwa penggunaannya harus sesuai aturan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan pemerintah sudah mengeluarkan surat edaran bagi pejabat agar tidak memakai fasilitas tersebut secara semena-mena. Menurutnya, sirine dan strobo hanya boleh dipakai dalam kondisi tertentu dan tetap harus menghormati pengguna jalan lain. Ia mencontohkan Presiden Prabowo Subianto yang kerap terjebak macet tanpa menyalakan sirine dan strobo.
Gerakan ini juga menjadi bahan evaluasi bagi Korlantas Polri. Kakorlantas Irjen Agus Suryonugroho menyatakan pihaknya sudah menghentikan penggunaan pengawalan dengan sirine dan strobo karena dianggap mengganggu masyarakat, meski ada aturan yang mengatur penggunaannya.
Sumber: CNN Indonesia
Gambar: Freepik rawpixel.com