Dua pembalap perempuan Indonesia, Lody Natasha dan Sasty Laksamana, kembali mewakili Indonesia dalam ajang Asia Cross Country Rally (AXCR) 2025 yang akan digelar pada 8-16 Agustus di Thailand. Dengan total jarak tempuh 3.300 kilometer, reli lintas negara ini dijuluki sebagai “Dakar-nya Asia” dan menjadi edisi ke-30 sejak digelar pertama kali pada 1996.
Bagi Lody (AXCR ke-6) dan Sasty (AXCR ke-3), keikutsertaan ini bukan sekadar kompetisi, melainkan misi untuk menunjukkan bahwa perempuan Indonesia mampu menaklukkan medan ekstrem yang melintasi padang pasir, hutan tropis, sungai, hingga pegunungan.
“AXCR bukan hanya soal kecepatan, tapi juga tentang ketahanan fisik, strategi, kerja sama tim, dan intuisi membaca medan,” ujar Lody.
Menurut Sasty, tahun ini mereka menghadapi tantangan lebih berat karena jarak tempuh bertambah sekitar 900 kilometer dari tahun sebelumnya. “Persiapan fisik dan mental kami tingkatkan. Ini bukan soal podium semata, tapi bagaimana kami bisa menyelesaikan setiap stage dengan kepala dingin dan membawa nama Indonesia,” ujarnya.
Dukungan terhadap tim ini datang dari berbagai elemen masyarakat, termasuk UMKM, komunitas otomotif, institusi pendidikan, TNI, hingga brand nasional dari berbagai daerah seperti Papua, Lampung, Muara Bungo Jambi, Bali, dan Bandung. Mereka percaya pada semangat perjuangan dua putri bangsa yang membawa pesan penting, “Perempuan bisa mengambil peran di dunia otomotif.”
Mengandalkan Isuzu D-Max 3.0 Turbo 4×4, kendaraan andalan selama dua tahun terakhir, Lody dan Sasty siap menghadapi rute baru yang lebih teknis dan ekstrem. Menurut mereka, mobil ini telah teruji dalam menghadapi medan berat dan jadi bagian penting dari strategi menyelesaikan reli.
Lebih dari sekadar kompetisi, keikutsertaan mereka menjadi simbol solidaritas nasional, cinta pada Tanah Air, dan inspirasi bagi perempuan untuk berani melampaui batas. “Kami ingin Merah Putih berkibar, dan lebih banyak perempuan berani gaspol dalam hidup mereka,” tutup Sasty.
Foto: Dok. Kabar Bintaro © 2025