KABAR BINTARO — Pemkot Tangsel Targetkan 108 Pos Gizi hingga 2029
Pemkot Tangerang Selatan menargetkan pembentukan dua Pos Gizi di setiap wilayah, dengan total 108 pos hingga 2029.
Program ini ditujukan untuk mendukung pemenuhan gizi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita dalam periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), sekaligus membantu upaya pencegahan stunting.
Selain pemberian makanan bergizi tambahan, Pos Gizi juga menjadi ruang edukasi bagi orang tua terkait pola asuh dan kebutuhan gizi anak. Program yang telah berjalan sejak 2023 ini turut menyasar masyarakat dengan kondisi ekonomi rendah.
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Kota Tangsel, Lilis Suryani mengatakan, kegiatan Pos Gizi tidak hanya berfokus pada pemberian makanan, tetapi juga membangun pemahaman keluarga mengenai pemenuhan gizi dan kesehatan anak.
“Selama lima hari, petugas puskesmas memberikan edukasi secara bergantian. Setiap hari juga dilakukan peninjauan terhadap makanan yang diberikan, termasuk melihat apakah makanan tersebut habis atau tidak,” ujar Lilis saat ditemui di Ciputat, Kamis 24 September 2026.
Materi edukasi yang diberikan berbeda setiap harinya. Di antaranya mengenai komposisi makanan bergizi, perawatan kesehatan gigi dan mulut, hingga cara mencuci tangan yang benar.
Dinkes Tangsel juga menjadikan Pos Gizi sebagai bagian dari target pembangunan daerah. Pemerintah menargetkan setiap kelurahan memiliki dua Pos Gizi.
Hingga 2025, telah terbentuk 54 Pos Gizi. Pada 2026, Dinkes menganggarkan penambahan tujuh Pos Gizi di tujuh kecamatan sehingga jumlahnya ditargetkan mencapai 61 Pos Gizi.
“Target sampai 2029 adalah 108 Pos Gizi. Artinya, setiap kelurahan nantinya memiliki dua Pos Gizi,” pungkas Lilis.
Sumber: Radar Banten
Sumber foto: AntaraNews