Penangkapan dilakukan oleh Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Saat ditangkap, pelaku berinisial AS sempat dilumpuhkan dengan tembakan oleh petugas, karena diduga mencoba melawan atau melarikan diri.
Dalam video yang beredar, tampak pelaku berjalan pincang dengan kaki dibalut perban akibat luka tembak. Ia mengenakan kaos dan celana hitam, serta tangannya diborgol menggunakan kabel ties berwarna merah.
Pelaku yang memiliki tato di bagian leher dan tangan ini digiring oleh dua anggota kepolisian saat dibawa dari lokasi penangkapan. Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Resa Fiardi Marasabessy, membenarkan bahwa AS adalah pelaku yang terlibat dalam kasus penemuan jasad tersebut. Saat ini, motif di balik tindakan pelaku masih dalam penyelidikan.
Sumber: Tribun Tangerang
Gambar: Ilustrasi