KABAR BINTARO — Mengusung konsep music experience and shopping destination, IIME dirancang sebagai pameran musik berskala internasional yang mempertemukan brand, pelaku industri, musisi, pendidik, komunitas, dan konsumen dalam satu ekosistem.
Selama tiga hari penyelenggaraan, IIME menargetkan lebih dari 50.000 pengunjung. Pameran ini akan menghadirkan berbagai kategori produk, dari instrumen musik, professional audio, music technology, recording equipment, hingga music education.
Tidak hanya menjadi tempat untuk melihat produk, pengunjung juga dapat mencoba berbagai instrumen secara langsung, membandingkan produk dan merek, menemukan teknologi musik terbaru, serta mendapatkan berbagai penawaran khusus selama pameran.
CEO Rhapsodie.co, Yuberg Andro, mengatakan IIME hadir sebagai platform yang mempertemukan berbagai pihak dalam ekosistem musik Indonesia.
“IIME kami hadirkan bukan hanya sebagai pameran produk musik. Kami ingin menciptakan sebuah platform yang mempertemukan brand, musisi, guru, sekolah musik, komunitas, dan konsumen dalam satu ekosistem. Harapannya, pertemuan ini dapat membuka lebih banyak peluang kolaborasi dan mendorong pertumbuhan industri musik Indonesia,” ujar Yuberg Andro.
Selain itu, IIME 2026 juga akan dimeriahkan oleh penampilan sejumlah performer cilik berbakat kebanggaan Tanah Air, yakni Quinn Salman, Evollete Alexandra, Etenia Croft, Annisa Dalimunthe, dan Kaisa Asraya.
IIME juga akan menyuguhkan beragam aktivitas, seperti live performances, instrument demonstrations, music workshops, competitions, artist appearances, music education seminars, community performances, product launches, hingga interactive music experiences.
IIME dirancang sebagai destinasi musik yang dapat dinikmati oleh berbagai kalangan, termasuk keluarga, orang tua, anak-anak, pelajar, musisi, kreator, hobbyist, pendidik, hingga masyarakat umum.
Penyelenggaraan IIME juga menjadi peluang bagi brand internasional untuk terhubung dengan pasar Indonesia. Selain itu, IIME juga membuka peluang kolaborasi B2B melalui networking, business matching, industry discussions, teacher programs, hingga product demonstrations.
Pada penyelenggaraan tahun 2026, IIME akan berlangsung bersamaan dengan Family Travel Fair 2026. Kedua pameran tetap memiliki identitas dan program masing-masing, tapi hadir dalam satu destinasi.
“Kami ingin musik menjadi lebih dekat dan lebih mudah diakses oleh masyarakat. IIME menjadi ruang bagi masyarakat untuk menemukan, mencoba, menikmati, dan menjadi bagian dari perkembangan dunia musik,” tutup Yuberg Andro.