Kepala Riset MNC Sekuritas Edwin Sebayang mengatakan bahwa setelah selama seminggu lalu Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat sebesar 1.37 persen dengan Net Sell investor asing sangat besar yakni Rp11,58 triliun, diawal minggu ini.
Dia mengatakan, berdasarkan data selama 11 tahun terakhir terdapat 80 persen probabilitas kondisi IHSG akan jauh lebih bagus alias akan menguat ketimbang bulan September.
Laju IHSG pada penutupan perdagangan Jumat atau di akhir pekan terpantau berakhir di zona pelemahan. Sentimen negatif terus berdatangan seperti kekhawatiran lonjakan inflasi di Amerika Serikat, krisis utang Evergrande, rencana pengetatan kebijakan oleh The Fed, hingga potensi gagal bayar utang oleh Pemerintah AS.
IHSG Jumat, 1 Oktober 2021, perdagangan sore ditutup tertekan ke level 6.228, melemah 0,92 persen atau setara 58 poin ketimbang pada pagi tadi yang ada di level 6.269. Hari ini level tertinggi di 6.272 dan level terendah di 6.202. Sebanyak 203 saham menguat, sebanyak 303 saham jatuh, dan sebanyak 151 saham tidak diperdagangkan.
Sumber Foto : Kompas