KABAR BINTARO — Pemerintah Provinsi Banten akan mulai menjalankan program pembinaan siswa SMA/SMK dengan melibatkan TNI pada Oktober 2026.
Dalam program tersebut, siswa yang dinilai membutuhkan pembinaan akan menginap selama dua hari satu malam di barak TNI. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Banten Jamaluddin mengatakan program tersebut akan digelar di tiga lokasi, yakni Batalyon 203, Cobra, dan Kopassus.
“Ya kita adakan. Ada tiga titik tadi yang sudah disampaikan. Ada di 203, Cobra, terus sama di Kopassus,” kata Jamaluddin, Senin (28/9/2026).
Menurut Jamaluddin, salah satu kriteria siswa yang akan mengikuti pembinaan adalah mereka yang memiliki tingkat kehadiran rendah di sekolah. Pembinaan diharapkan dapat memperkuat kedisiplinan, tanggung jawab, dan kemandirian siswa.
Ia menekankan bahwa materi pembinaan yang diberikan akan mengadopsi pendekatan kegiatan pramuka, bukan pelatihan militer. “Tidak ada militerisasi atau hal semacam itu. Ini pembinaan, sifatnya seperti kegiatan Pramuka,” kata Jamaluddin.
Program ini diharapkan dapat menjadi langkah preventif dalam menekan angka keterlibatan siswa pada aksi negatif seperti tawuran, perundungan (bullying), dan kekerasan di lingkungan sekolah.
Sebelumnya, rencana pengiriman siswa SMA/SMK sederajat ke barak TNI di Provinsi Banten ini dijadwalkan mulai berjalan pada Oktober 2026. Pemerintah Provinsi Banten telah menyiapkan tiga lokasi pembinaan, yakni Yonif 320/Badak Putih di Pandeglang, Batalyon Kavaleri 9 di Kota Tangerang Selatan, dan Grup 1 Kopassus di Kota Serang.
Sumber: IDN Times, kompas.com