KABAR BINTARO — Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menuntaskan Program Bedah Rumah atau perbaikan Rumah Umum Tidak Layak Huni (RUTLH) tahun 2026. Sebanyak 329 rumah telah selesai diperbaiki dan tersebar di tujuh kecamatan.
Program tersebut ditujukan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan hunian lebih layak, sehat, dan aman. Penerima bantuan diprioritaskan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), masyarakat miskin, serta penyandang disabilitas yang tidak produktif.
Pondok Aren Mendapat Alokasi Terbanyak
Dari 329 rumah yang diperbaiki, Pondok Aren menjadi kecamatan dengan jumlah penerima terbanyak, yakni 77 unit.
Berikut rincian penerima program di tujuh kecamatan:
- Pondok Aren: 77 unit
- Serpong: 56 unit
- Ciputat: 49 unit
- Pamulang: 40 unit
- Serpong Utara: 38 unit
- Ciputat Timur: 37 unit
- Setu: 32 unit
Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimta) Tangsel Aries Kurniawan mengatakan seluruh target perbaikan rumah tahun 2026 telah selesai direalisasikan.
Bantuan Rp75 Juta per Rumah
Setiap rumah penerima mendapatkan bantuan senilai Rp75 juta. Bantuan tersebut tidak diberikan dalam bentuk uang tunai, melainkan berupa bahan bangunan serta jasa atau tenaga kerja untuk proses perbaikan rumah.
Penentuan penerima dilakukan berdasarkan hasil pengajuan, verifikasi, serta skala prioritas. Pemerintah mempertimbangkan kondisi fisik rumah dan keadaan sosial ekonomi calon penerima sebelum bantuan diberikan.
Apa yang Dimaksud Rumah Tidak Layak Huni?
Mengacu pada Peraturan Wali Kota Tangerang Selatan Nomor 110 Tahun 2022, rumah dapat masuk kategori RUTLH apabila tidak memenuhi sejumlah aspek kelayakan.
Di antaranya adalah aspek keselamatan bangunan, kesehatan penghuni, serta kecukupan luas ruang. Kondisi bangunan yang rapuh atau rawan ambruk, minim ventilasi dan pencahayaan, sanitasi yang tidak memadai, serta keterbatasan luas hunian dapat menjadi bagian dari pertimbangan.
Program bedah rumah diharapkan tidak hanya memperbaiki kondisi fisik bangunan, tetapi juga membantu masyarakat mendapatkan lingkungan hunian yang lebih sehat dan aman.
Pemkot Tangsel menyatakan program tersebut akan terus dilanjutkan dengan harapan jumlah masyarakat yang mendapatkan manfaat dapat meningkat pada tahun-tahun berikutnya.
Sumber Foto : BantenDaily
Sumber Berita : Pemkot Tangerang Selatan, ANTARA, dan TangerangNews.