KABAR BINTARO — Perjalanan Commuter Line Rangkasbitung–Tanah Abang sempat mengalami penyesuaian pada Jumat (28/8/2026) pagi. Gangguan tersebut terjadi setelah adanya kerumunan massa di sekitar jalur rel JPL 41, lintas Stasiun Palmerah–Tanah Abang, yang merupakan dampak lanjutan dari aksi demonstrasi di Jakarta sehari sebelumnya.
KAI Commuter sempat melakukan penyesuaian pola operasi demi menjaga keselamatan perjalanan. Pada sekitar pukul 05.30 WIB, perjalanan Commuter Line Rangkasbitung menuju Tanah Abang hanya dilayani sampai Stasiun Palmerah, kemudian kereta kembali menuju arah Serpong, Parung Panjang, hingga Rangkasbitung.
Kondisi di sekitar jalur rel kemudian mulai kondusif. KAI Commuter menyampaikan bahwa perjalanan dari dan menuju Tanah Abang sudah dapat kembali melintas pada pagi hari. Beberapa laporan menyebut lintasan kembali dibuka sekitar pukul 06.10–07.10 WIB.
10 Perjalanan Sempat Terlambat
Gangguan tersebut turut berdampak pada perjalanan Commuter Line Rangkasbitung. KAI Commuter mencatat 10 perjalanan mengalami keterlambatan hingga 52 menit, sementara 17 perjalanan mengalami rekayasa pola operasi akibat kondisi di sekitar jalur rel.
Meski lintasan kembali dapat digunakan, KAI Commuter tetap mengingatkan bahwa perjalanan Commuter Line Rangkasbitung masih berpotensi mengalami keterlambatan dan penyesuaian pola operasi apabila kondisi di sekitar jalur belum sepenuhnya aman.
Warga Bintaro dan Tangsel Perlu Memperhatikan Informasi Perjalanan
Gangguan pada lintas Tanah Abang–Palmerah juga menjadi perhatian bagi masyarakat dari wilayah Tangerang Selatan dan sekitarnya yang menggunakan Commuter Line menuju Jakarta.
Bagi warga yang menggunakan layanan KRL untuk bekerja, kuliah, atau aktivitas lainnya, penting untuk memeriksa informasi perjalanan sebelum berangkat, terutama jika harus melewati lintas Tanah Abang–Palmerah.
KAI Commuter mengimbau pengguna untuk mengikuti arahan petugas di stasiun serta memantau informasi perjalanan melalui kanal resmi KAI Commuter, aplikasi C-Access, akun media sosial @commuterline, maupun layanan 121.
Gangguan ini menunjukkan bahwa kondisi di sekitar jalur rel dapat berdampak langsung terhadap perjalanan Commuter Line. Karena itu, pengguna kereta disarankan tetap memperhatikan informasi terbaru sebelum melakukan perjalanan, terutama ketika terdapat kegiatan massa di sekitar jalur yang dilalui.
Sumber Foto : Blog Bank Mega
Sumber Berita : KAI Commuter, Tirto, Suara.com, Liputan6, dan detikFinance.