OpenAI mengumumkan rencana penerapan fitur keamanan baru di ChatGPT untuk membedakan pengalaman pengguna remaja dan dewasa. Sistem ini akan mengidentifikasi usia pengguna, bahkan dalam kasus tertentu meminta verifikasi dengan kartu identitas, guna melindungi privasi serta keselamatan.
CEO OpenAI Sam Altman menyebut langkah ini sudah dibahas sejak awal September 2025, setelah sebelumnya ChatGPT memiliki fitur kontrol orang tua. Untuk pengguna remaja usia 13 tahun ke atas, aturan khusus akan diberlakukan seperti larangan percakapan genit dan topik bunuh diri. Jika pengguna di bawah 18 tahun menunjukkan tanda ingin bunuh diri, sistem akan mencoba menghubungi orang tua atau pihak berwenang.
OpenAI menegaskan data yang diproses dalam fitur keamanan akan tetap rahasia, bahkan dari karyawan perusahaan. Rincian tambahan fitur ini akan diumumkan kemudian.
Kebijakan baru ini muncul setelah serangkaian kasus bunuh diri dikaitkan dengan chatbot. Pada Agustus 2025, orang tua Adam Raine menggugat OpenAI karena menuduh ChatGPT membantu anak mereka menyusun surat bunuh diri. Laporan Wall Street Journal juga menyebut seorang pria 56 tahun bunuh diri usai percakapan dengan ChatGPT, sementara Washington Post melaporkan gugatan terhadap Character AI dalam kasus remaja 13 tahun.
Sumber: Kompas
Gambar: Freepik DC Studio
