KABAR BINTARO — Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi tidak akan naik meskipun harga minyak dunia telah menembus level di atas US$100 hingga kisaran US$108 per barel.
Pemerintah memutuskan untuk menahan harga BBM subsidi (seperti Pertalite dan Solar) agar tidak mengalami kenaikan hingga 31 Desember 2026.
Bahlil mengatakan pemerintah terus memantau perkembangan harga minyak dunia. Dia juga mengaku rutin berkoordinasi dengan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa atas arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan harga BBM subsidi tak naik.
“Saya selalu berkoordinasi terus dengan menteri keuangan atas arahan Bapak Presiden Prabowo, selalu melakukan dan mengikuti secara saksama terhadap berbagai dinamika perkembangan global. Khususnya menyangkut dengan harga minyak dunia yang tidak menentu. Tetapi pemerintah sampai dengan hari ini memutuskan untuk tetap menjaga harga minyak subsidi tidak ada kenaikan,” ujar Bahlil saat ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (11/9/2026).
Pemerintah menyadari bahwa langkah ini akan menambah beban anggaran subsidi negara, namun menjaga stabilitas ekonomi masyarakat tetap menjadi prioritas utama.
Sumber: detikfinance, IDN Times
