KABAR BINTARO — Rekening Bank Mandiri milik Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Supriyono alias Botok, menjadi sorotan setelah tidak dapat digunakan menjelang rencana aksi di depan Gedung DPR RI pada 27 Agustus 2026.
Rekening tersebut disebut memiliki saldo sekitar Rp80,9 juta yang berasal dari dana pribadi dan donasi masyarakat. Dana tersebut rencananya digunakan untuk mendukung kebutuhan aksi yang akan digelar di Jakarta.
Bank Mandiri menyatakan tindakan terhadap rekening tersebut dilakukan atas permintaan aparat penegak hukum. Pihak bank juga menyampaikan bahwa langkah tersebut telah dilakukan sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku.
Polda Metro Jaya Beri Klarifikasi
Polda Metro Jaya kemudian memberikan klarifikasi terkait status rekening tersebut. Polisi menyebut penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya memang mengirimkan surat kepada pihak bank, tetapi permintaan yang diajukan disebut berupa penundaan transaksi, bukan pemblokiran rekening.
Menurut pihak kepolisian, penundaan transaksi tersebut dilakukan dalam rangka penyelidikan dan memiliki jangka waktu maksimal lima hari kerja. Polisi juga menyebut langkah tersebut berbeda dengan pemblokiran rekening.
PPATK Bantah Terlibat
Di tengah polemik tersebut, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menyatakan tidak pernah meminta penghentian transaksi atau pemblokiran rekening milik Supriyono.
PPATK menjelaskan bahwa penyidik atau aparat penegak hukum memiliki kewenangan untuk melakukan penundaan transaksi maupun pemblokiran rekening sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Sementara itu, hingga Senin (24/8), pihak yang meminta tindakan terhadap rekening tersebut masih menjadi perhatian karena Bank Mandiri menyebut adanya permintaan dari aparat penegak hukum, sedangkan PPATK menyatakan bukan pihak yang mengajukan permintaan tersebut.
Rekening tersebut berkaitan dengan rencana aksi AMPB di depan Gedung DPR RI pada 27 Agustus. Polemik mengenai rekening donasi ini pun masih berkembang, sementara pihak kepolisian terus melakukan penyelidikan terkait dana yang dihimpun.
