Apa Benar McDonald’s Mau Naikin Gaji Karyawannya?

Dalam sebuah wawancara baru-baru ini di CNBC Evolve Global Summit, CEO McDonald’s Chris Kempczinski mengatakan bahwa perusahaan memutuskan untuk menyuntikkan dana sekitar US$ 1 miliar atau setara dengan Rp 14,5 triliun (dengan kurs Rp 14.500/dolar AS) ke dalam sistem waralaba miliknya pada awal tahun ini, setelah pandemi terburuk telah berlalu.

Dengan adanya suntikan ini, Kempczinski berharap bahwa sistem waralaba perusahaan dapat lebih stabil sehingga setiap restoran waralaba yang ada dapat menaikkan upah minimum karyawannya.

Selain itu Kempczinski juga mengatakan bahwa upah minimum karyawan saat ini memang sudah seharusnya dinaikan. Dia mengatakan bahwa perusahaan tidak perlu membayar upah yang ‘cukup’ untuk mendapatkan untung lebih, melainkan memberikan upah yang ‘layak’ dan semestinya merupakan hal yang perlu dilakukan perusahaan. Terlebih bila kondisi ekonomi sudah lebih membaik.

Namun di sisi lain, seorang pakar ketenagakerjaan mengatakan bahwa langkah yang dilakukan oleh McDonald’s ini dapat memberikan tekanan kepada pemilik/pengelola restoran waralabanya.

Wakil Presiden Senior hubungan pemerintah dari Asosiasi Waralaba Internasional, Matt Haller, mengatakan bahwa kondisi keuangan setiap restoran yang masuk dalam jaringan waralaba McDonald’s memiliki kondisi dan situasi yang berbeda-beda. Karenanya dia beranggapan bahwa permintaan McDonald’s kepada seluruh pemilik restoran waralaba tersebut bisa jadi sedikit berlebihan.

Sumber Foto : Tribunnews

Exit mobile version