KABAR BINTARO — Sedikitnya 10 ekor bekantan ditemukan mati setelah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) merembet ke habitat koloni satwa tersebut di Desa Balimau, Kecamatan Kalumpang, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS).
Kronologi kebakaran yang mengepung habitat bekantan itu terungkap dari hasil pengumpulan bahan keterangan (pulbaket) Polsek Kalumpang, Senin (14/9/2026).
Koloni bekantan diketahui memang sering terlihat di sekitar permukiman Desa Balimau, termasuk kawasan yang kemudian terdampak karhutla.
Upaya perlindungan terhadap kawasan habitat tersebut sebelumnya telah dilakukan Pemerintah Desa Balimau.
Pada akhir Agustus 2026, pemerintah desa memasang spanduk larangan menebang pohon maupun melakukan pembakaran di sekitar habitat bekantan.
Namun, karhutla yang merembet dari kawasan lain akhirnya mencapai lokasi tempat koloni bekantan biasa berkumpul.
Hingga hasil pulbaket tersebut disampaikan, penyebab awal munculnya api di wilayah Desa Karang Paci RT 01 belum dijelaskan.
Sumber: Radar Banjarmasin
Sumber foto: hendriwls
